Lima Langkah Memulai Program bagi Organisasi Nirlaba

Sumber : Lynda.com
Sumber : Lynda.com

Suatu organisasi nirlaba akan selalu berupaya untuk mewujudkan program kerjanya dengan baik. Namun, bagi kamu yang baru akan melaksanakan program organisasi, mungkin kamu masih bingung atau mungkin tidak tahu dimana dan bagaimana harus memulainya, bagaimana organisasi nirlaba ini bergerak, dan berapa lama waktu yang akan dibutuhkan. Bahkan kekwatiran ini semakin bertambah ketika kamu harus mampu mewujudkan harapan para pemangku kepentingan (stakeholder) dan kekuatiran lainnya apabila program ini tidak berhasil.

Nah, berikut lima tips mudah bagi kamu untuk memulai program organisasi nirlaba:

Langkah pertama. Identifikasi dan temui  para stakeholder

Hal utama yang perlu kamu ingat adalah para pemangku kepentingan (stakeholder)  tidak hanya memperkerjakan kamu atau anggota lainnya untuk mengelola program organisasi nirlaba yang akan dilaksanakan, tetapi juga pihak yang akan menerimadampak dari berhasil atau tidaknya hasil dari program organisasi. Untuk itu, yang perlu kamu lakukan adalah mengidentifikasi semua para pemangku kepentingan (stakeholder) baik dari karakter, personalitas, hingga etika kerja mereka, mengingat setiap stakholder memiliki sifat yang berbeda-beda. Yakinkan agar para stakeholder ini tetap tertarik dan ikut berkontribusi sesuai perannya dalam keberhasilan program organisasi.

Langkah kedua. Tetapkan dan Prioritaskan Tujuan

Langkah selanjutnya adalah menetapkan tujuan program. Mungkin semua kebutuhan dari para stakeholder terasa begitu penting bagi organisasi, namun pastikan dalam pelaksanaannya nanti kamu dapat kendalikan dengan baik. Diskusikan kembali dengan para stakeholder untuk menentukan kebutuhan mana yang harus diprioritaskan, bisa dinilai dari tingkat urgensitas demi keberhasilan program yang akan dijalankan.

1. tim

Sumber : Lynda.com

Langkah ke tiga. Buatlah Jadwal Kegiatan Program

Berikutnya adalah pembuatan jadwal kegiatan program. Penjadwalan ini digunakan untuk menentukan tugas atau kegiatan apa yang harus segera diselesaikan. Jadwal kegiatan yang ideal sebaiknya mencantumkan jumlah waktu yang dibutuhkan, sumber daya yang diperlukan, dan siapa yang akan bertanggung jawab atas penyelesaiannya.

Jangan lupa untuk selalu melibatkan tim dalam proses penjadwalan ini, karena hal ini dapat memberikan gambaran bagi anggota lainnya mengenai mekanisme dan efisiensi kerja yang ingin dicapai.

Langkah ke empat. Mengidentifikasi Isu dan Melengkapi Analisis Resiko

Tentu saja, tidak ada program yang bebas dari risiko, kamu harus paham bahwa masalah dapat muncul dari mana saja dan keadaan darutrat ini dapat sangat mempengaruhi program yang sedang kamu jalankan. Keadaan-keadaan darurat seperti ini memerlukan penanganan yang tidak hanya cepat, namun juga tepat untuk menyelamatkan program dari ketidakberhasilan.

Pertimbangkan langkah-langkah yang dapat kamu lakukan bersama tim program organisasi untuk mencegah terjadinya risiko tertentu, atau membatasi dampak negatif yang mungkin muncul. Selanjutnya, yaitu melakukan analisis risiko, dimana analisis ini akan sangat berguna untuk mengembangkan strategi manajemen risiko. Misalnya, memindahkan tugas/kegiatan yang memiliki risiko tinggi untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

Langkah ke lima. Sampaikan Rencana Program kepada Para Stakeholder.

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa para stakeholder memiliki kebutuhan dan harapan yang besar terhadap keberhasilan program organisasi nirlaba kamu. Oleh karena itu, jelaskan atau presentasikan bagaimana rencana yang telah kamu buat dapat memenuhi harapan mereka sehingga menjadi lebih terarah dan jelas.

Melalui presentasi ini, para stakeholder dapat mengetahui gambaran keberlangsungan program yang dijalankan, termasuk permasalahan yang mungkin muncul dan solusi yang kamu tawarkan. Dengan begitu, para stakeholder dapat memutuskan apakah program organisasi ini masih perlu untuk dilanjutkan dan menetapkan dukungan apa yang bakal organisasi kamu perlukan agar program dapat berhasil.

Referensi:

  1. Pahala Nainggolan (2012). Manajemen Keuangan Lembaga Nirlaba. Jakarta: Yayasan Integrasi-Edukasi
  2. Emmili Bownie (2017) dalam artikel Project Management Basics: Steps to a Foolproof Project Plan yang dimuat di https://www.wrike.com/blog/foolproof-project-plan/
  3. Charlotte Kupsh (2016) dalam artikel Secrets to Project Managemen Succes yang di muat di http://blog.zillable.com/six-secrets-project-management-success/

 

 

Demikian, tips-tips yang dapat kamu pelajari dan kamu praktikkan dalam memulai suatu program. Memang, langkah awal terasa begitu sulit, namun dengan pengetahuan yang cukup, persiapan yang matang, dan kerjasama tim yang baik, keberhasilan program organisasi nirlaba pun bisa diraih.

Visit Us On FacebookVisit Us On TwitterVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram