Pengumpulan Data: Kelompok Terfokus (Focus Group)

Focus Group Interview

Apabila pengumpulan data dilakukan dengan dilakukan secara personal oleh auditor, maka lain halnya dengan metode pengumpulan data yang satu ini yang justru dilakukan secara bersamaan yang dikenal dengan metode kelompok terfokus atau lebih dikenal dengan Focus Group.

Apa yang dimaksud dengan Pengumpulan Data Kelompok Terfokus/Focus Group.

Kelompok terfokus/Focus Group adalah wawancara kelompok sekitar enam hingga 12 (dua belas) orang yang memiliki karakteristik serupa atau memiliki kepentingan bersama.

Kegiatan wawancara ini dipandu oleh seorang fasilitator berdasarkan seperangkat topik yang telah ditentukan. Fasilitator memiliki peranan untuk menciptakan lingkungan yang mendorong peserta untuk berbagi persepsi dari topik yang dibahas. Pengumpulan data dengan metode Kelompok Terfokus/Focus Group termasuk dalam metode pengumpulan data kualitatif, artinya data bersifat deskriptif dan tidak dapat diukur secara numerik.

Kapan Kelompok Terfokus digunakan sebagai metode pengumpulan data untuk evaluasi?

  1. Kelompok terfokus dapat digunakan untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam tentang persepsi, wawasan, sikap, hingga pengalaman dari masing-masing personal dalam satu kelompok serupa. Focus group bermanfaat untuk mengumpulkan perspektif subjektif dari kegiatan suatu organisasi nirlaba.
  2. Kelompok terfokus sangat bermanfaat untuk informasi tambahan dalam metode kuantitaif, artinya kelompok terfokus memberikan interpretasi data yang dikumpulkan melalui metode kuantitatif (berupa numerik dan terukur).
  3. Metode kelompok terfokus memberikan pendekatan untuk meningkatkan validitas temuan dari teknik pengumpulan data lainnya. Dengan metode ini, auditor dapat menilai apakah kelompok dengan topik yang sama memiliki perspektif yang sama terhadap program organisasi yang dilaksanakan.

meetings

Bagaimana mengaplikasikan metode Kelompok Terfokus (Focus Group)?

Pengumpulan data dengan mentode ini dimulai dengan melakukan perencanaan secara teliti dan menyeluruh. Ada dua komponen utama dalam perencanaan ini, yaitu karakter kelompok serta jumlah dan tipe partisipan.

  1. Gunakan panduan pengumpulan data. Panduan pengumpulan data ini berupa serangkaian pertanyaan dan petunjuk yang digunakan oleh fasilitator agar terfokus terhadap topik yang sedang dievaluasi. Biasanya, fasiltator akan mengajukan pertanyaan kepada kelompok dan memberikan waktu waktu bagi partisipan untuk saling menanggapi satu sama lain. Panduan pengumpulan data ini berfungsi sebagai ‘Road map’ dan bantuan memori untuk fasilitator untuk informasi yang diperoleh dari partisipan.
  2. Pilih jumlah dan jenis partispan untuk setiap kelompok. Dalam hal ini, kelompok yang dibentuk terdiri dari individu dengan cakupan tanggungjawab yang sama misalnya menjalankan program organisasi yang sama. Namun, apabila organisasi tersebut memiliki beberapa program, bisa saja partisipan dapat bergabung dalam beberapa kelompok.

Bagaimana cara melakukan Kelompok Terfokus?

  1. Dalam melakukan pengumpulan data, diperlukan seorang fasiltator, notulen/pencatat dan seorang teknisi pelaksana. Fasilitator berfungsi untuk memandu kelompok melalui diskusi, sedangkan notulen sebagai pengamat dalam pelaksanaan pengumpulan data. Teknisi bertanggungjawab untuk merekap kegiatan untuk transkrip acara pengumpulan data.
  2. Kelompok terfokus dapat dilakukan secara langsung atau dapat juga melalui virtual-conference. Fasilitator harus mampu mengendalikan suasana untuk memastikan setiap orang berpartisipasi dalam diskusi ini.
  3. Kelompok terfokus idealnya berlangsung sekitar 60 hingga 90 menit tergantung dari jumlah pertanyaan yang dibahas.
  4. Kelompok terfokus yang dibentuk harus sesuai dengan jenis/cakupan kerja partisipan.

Manfaat dari pengumpulan data dengan metode Kelompok Terfokus/Focus Group

  1. Informasi yang diperoleh cepat dan relatif mudah didapatkan
  2. Dinamika kelompok dapat memberikan manfaat informasi menyeluruh sekalipun individu tidak memberikan informasi sepenuhnya.
  3. Memberikan wawasan terhadap topik yang lebih sulit didapatkan apabila dikumpulkan dengan metode pengumpulan data lainnya.

Beberapa kelemahan dari metode pengumpulan data secara Kelompok Terfokus/Focus Group:

  1. Rentan terhadap bias yang dilakukan oleh fasilitator
  2. Diskusi dapat didominasi atau teralihkan oleh beberapa individu.
  3. Analisis data memakan waktu lebih lama dan membutuhkan perencanaan yang baik.
  4. Tiap individu mungkin saja tidak memberikan informasi yang valid sehingga memicu perbedaaan persepsi.
  5. Informasi yang disampaikan oleh kelompok tidak mewakili kelompok yang lainnya karena memilik perbedaan topik.

REFERENSI:

  1. Pahala Nainggolan (2012). Manajemen Keuangan Lembaga Nirlaba. Jakarta: Yayasan Integrasi-Edukasi.
  2. McNamara C. Using Focus Group in Program Development and Evaluation. Authenticity Consulting, LLC . Available at https://www.cdc.gov/healthyyouth/evaluation/pdf/brief13.pdf
Visit Us On FacebookVisit Us On TwitterVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram