Pengelolaan Kas yang Efektif pada Organisasi Nirlaba

Oleh : Khusuma Ari

PFPMHomeBanner

Organisasi nirlaba merupakan organisasi non profit yang berfokus untuk mendukung suatu isu atau topik yang dinilai menarik perhatian publik. Organisasi ini bertujuan untuk mengusung ide atau tujuan yang tidak bersifat komersil demi kepentingan keuntungan atau mencari laba. Kita ketahui bahwa organisasi nirlaba mempunyai sifat khusus dibandingkan organisasi bisnis yaitu mewujudkan perubahan pada individu dan kelompok masyarakat. Dalam pelaksanaannya, organisasi nirlaba tidak memiliki laporan laba rugi dan tidak memiliki laporan perubahan ekuitas sebagaimana organisasi bisnis.Secara garis besar, laporan keuangan dalam suatu organisasi nirlaba meliputi; laporan  posisi keuangan, laporan aktivitas, laporan arus kas dalam suatu periode pelaporan, dan catatan atas laporan keuangan.

Kas merupakan komponen utama dalam berjalannya suatu organisasi nirlaba. Melalui kas, dana mengalir masuk menjadi sumber daya organisasi dan mengalir keluar sebagai biaya. Terkadang aliran dana yang masuk tidak sepenuhnya sesuai dengan aliran dana yang keluar. Tujuan utama dari pengelolaan kas adalah menjamin tersedianya dana (baik tunai, dana tersimpan dalam brankas, dan dana organisasi tesimpan di bank) pada saat yang diperlukan. Sehingga dapat mendukung kegiatan organisasi secara tidak langsung dengan menyediakan kebutuhan uang sesuai dengan yang dianggarkan pada saat diperlukan.Sehingga penting untuk dilakukan pembuatan estimasi (proyeksi) arus kas masuk dan keluar secara periodik, baik itu setahun, semester, triwulan bahkan bulanan.

grafiks

Gambar 1. Proyeksi Kas dan Antisipasinya 2

Adapun manfaat dari pembuatan estimasi (proyeksi) arus kas masuk dan keluar, antara lain :

  1. Dapat memberikan peringatan bagi pengurus organisasi terhadap kemungkinan kehabisan kas sehingga memperkecil kemungkinan terhambatnya kegiatan organisasi. Pengurus dapat mengambil keputusan untuk menunda pengeluaran lain yang dinilai bukan prioritas utama.
  2. Dapat memberikan informasi mengenai kelebihan dana kas, dimana informasi ini dapat digunakan untuk investasi jangka pendek guna pemanfaatan dana berlebih atau untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan yang tertunda.

Tidak semua orang mampu memahami pengelolaan kas yang efektif dalam suatu organisasi nirlaba. Dalam pengelolaan kas organisasi, kita dituntun untuk tidak hanya sekedar mahir dalam teknis pengelolaan keuangan, tetapi juga kemampuan membaca situasi dan keahlian manajerial pada arus kas.

Berikut beberapa tips atau cara pengelolaan kas yang efektif untuk organisasi nirlaba :

  1. Penyusunan Anggaran Arus Kas

Anggaran arus kas dan pembaruan kondisi keuangan sangat membantu memastikan bahwa organisasi nirlaba dapat membayar berbagai pengeluaran. Sehingga memungkinkan organisasi untuk dapat mengelola pendapatan dan pengeluaran secara efisien.

  1. Kolaborasi

Dengan adanya kolaborasi, kita dapat memperhatikan keterlibatan seluruh pihak dalam organisasi berdasarkan kepentingan dan tingkatan prioritas, stake holder, board, anggota, konstituen, manajemen, staf, dan komunitas melalui pertukaran informasi, pendapat dan berbagai pertimbangan dari pihak organisiasi sehingga  dapat memberikan hasil yang efektif.

  1. Fleksibiltas dan Kepekaan

Dalam pengelolaan kas, feksibilitas dan kepekaan dinilai sebagai suatu kemampuan dan mekanisme untuk dapat beradapatasi dan mengantisipasi berbagai perubahan kondisi/situasi, serta menciptakan berbagai alternatif dan inovasi.

  1. Informasi dan Pengetahuan

Dengan informasi dan pengetahuan yang memadai,  kecakapan para pengelola keuangan dan sistem kebijakan yang terintegrasi, dapat menjamin peningkatan keterampilan operasional yang menunjang pada peningkatan efektivitas dan efisiensi pengelolaan kas.

Dengan adanya pengelolaan kas yang baik, kita dapat menyajikan informasi kepada penyedia sumber daya (donatur) mapun pada pihak-pihak lain yang berkepentingan dalam pengambilan keputusan untuk pengalokasian sumber daya kepada organisasi nirlaba.

Informasi lebih lanjut mengenai pengelolaan kas yang efektif di organisasi nirlaba dapat kamu unduh dalam tautan berikut:

Pengelolaan Kas yang efektif di Organisasi Nirlaba

REFERENSI :

  1. Ikatan Akuntan Indonesia (2010). PSAK 45: Akuntansi Organisasi Nirlaba. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia.
  2. Pahala Nainggolan (2012). Manajemen Keuangan Lembaga Nirlaba. Jakarta: Yayasan Integrasi-Edukasi.
  3. Webadmin (2016). Manajemen Keuangan LSM pada website www.keuanganlsm.com
0083596
Visit Today : 76
This Month : 3798
Hits Today : 297
Total Hits : 303448
Who's Online : 10
Visit Us On FacebookVisit Us On TwitterVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram