Tarif PPh (Pasal 17 ayat 1) Lapisan penghasilan kena pajak:
| Sampai dengan 50 Juta |
5% |
| Diatas 50 juta sampai dengan 250 juta |
15% |
| Diatas 250 juta sampai dengan 500 Juta |
25% |
| Diatas Rp. 500 juta |
30% |
Dalam pemotongan PPh Pasal 21 yang perlu diperhatikan adalah status dari pegawai itu sendiri,karena hal ini akan mempengaruhi i penghitungan penghasilan tidak kena pajak.
Mulai bulan Juli 2015, penghasilan tidak kena pajak ( PTKP) telah berubah. Perubahan ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 122/PMK 010/2015 tgl 08 Juli 2015 atas Penyesuaian Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) sebagai berikut:
| Diri WP orang pribadi |
36.000.000 |
| Tambahan untuk WP Kawin |
3.000.000 |
| Tambahan untuk istri yang penghasilannya digabung dengan penghasilan suami |
36.000.000 |
| Tambahan untuk setiap tanggungan |
3.000.000 |
Contoh penghitungan pajak untuk Pegawai Tetap:
Messi pegawai Yayasan Pluralisme sudah menikah punya anak 3 orang, gaji perbulan 6.000.000,
Penghitungan Pajaknya sbb:
| GAJI/PENSIUNAN ATAU THT/JHT |
6.000.000 |
| JUMLAH PENGHASILAN BRUTO |
6.000.000 |
| PENGURANGAN |
|
| BIAYA JABATAN/BIAYA PENSIUN (5% dari penghasilan bruto atau maksimal 6.000.000 pertahun) |
300.000 |
| JUMLAH PENGURANGAN |
300.000 |
| JUMLAH PENGHASILAN NETTO Sebulan |
5.700.000 |
| JUMLAH PENGHASILAN NETO UNTUK PENGHITUNGAN PPh PASAL 21 (SETAHUN/DISETAHUNKAN) (5.700.000*12) |
68.400.000 |
| PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK (PTKP) Setahun |
|
| Jumlah PTKP K3 (Kawin mempunyai anak 3) |
48.000.000 |
| PENGHASILAN KENA PAJAK SETAHUN/DISETAHUNKAN |
20.400.000 |
| PPh PASAL 21 ATAS PENGJASILAN KENA PAJAK SETAHUN/DISETAHUNKAN ( 5% *20.400.000) |
1.020.000 |
| PPh PASAL 21 yang dipotong tiap bulan 1.020.000 |
12.85.000 |