Perencanaan Anggaran dalam Organisasi

Oleh : Khusuma Ari

wwwthenextwecomwpcontent

Anggaran (Budget) merupakan suatu rencana yang disusun secara sistematis, yang meliputi seluruh kegiatan organisasi, yang dinyatakan dalam satuan keuangan (unit moneter), dan berlaku untuk jangka waktu yang akan datang. Tahap penganggaran menjadi sangat penting karena anggaran yang tidak berorientasi pada kinerja organisasi dapat menggagalkan perencanaan yang sudah kita susun. Anggaran merupakan managerial plan for action untuk memfasilitasi tercapainya tujuan organisasi.

Anggaran dalam suatu organisasi berisi gambaran kondisi keuangan yang meliputi pendapatan, belanja, dan aktivitas program. Perencanaan anggaran yang baik haruslah mencangkup seluruh kegiatan organisasi sehingga fungsi anggaran dapat  berjalan dengan baik. Perencanaan anggaran yang menyeluruh ini dikenal dengan istilah Budget Komprehensif yang terdiri dari :

  1. Anggaran Penaksiran (forecasting budget) yaitu anggaran yang memuat seluruh taksiran atau perkiraan tentang kegiatan organisasi dalam jangka waktu (periode) tertentu dan  taksiran  keadaan  atau posisi finansial organisasi untuk waktu yang akan datang.
  2. Anggaran Variabel (variable budget) yaitu anggaran yang memuat mengenai tingkatan perubahan biaya tidak langsung yang berhubungan dengan perubahan aktivitas program organiasi. Misalnya biaya administrasi, biaya pemasaran, dan lain sebagainya.
  3. Analisis Statistik, yaitu tahap pengolahan data dan informasi untuk mengetahui nilai taksiran dalam penyusunan anggaran. Selain itu, analisis statistik diperlukan untuk mengevaluasi pelaksanaan program dalam penggunaan anggaran.
  4. Laporan Anggaran (budget report), yaitu laporan mengenai realisasi pelaksanaan anggaran yang dilengkapi dengan analisis perbandingan antara anggaran dan kenyataan di lapangan, sehingga dapat diketahui kekurangan maupun penyimpangan yang mungkin terjadi. Analisis pembanding dilakukan untuk mengetahui penyebab munculnya suatu penyimpangan hingga dapat dirumuskannya suatu kesimpulan.

Membuat perencanaan anggaran untuk suatu program organisasi merupakan pekerjaan yang paling memakan waktu. Seringkali kita berpikir bahwa anggaran adalah format keuangan sederhana yang dilampirkan pada proposal program. Namun, ketika  dilakukan analisis pada program yang sedang berjalan, anda akan menyadari bahwa anggaran adalah komponen penting dari suatu program.

filestudifilesru

Anggaran menjadi salah satu faktor penentu akhir bagi sebuah program untuk menerima pendanaan dari pihak donor. Apabila anggaran terlalu tinggi, lembaga donor atau donatur akan meminta anda untuk mengevaluasi kembali atau mengurangi besarnya pendanaan. Bahkan mungkin dapat menolak seluruh proposal program yang diajukan.

Berikut adalah beberapa langkah penting dalam mengembangkan anggaran Anda:

  1. Menetapkan periode anggaran (misalnya satu tahun, beberapa tahun).
  2. Lakukan peninjauan atau analisis pencapaian program dan kinerja keuangan di tahun sebelumnya.
  3. Estimasikan seluruh biaya pengeluaran-, yang meliputi: biaya tetap seperti staf, sewa, pajak, utilitas, dan lain sebagainya; biaya variabel yang berfluktuasi berdasarkan pada tingkat aktivitas (dapat berubah sesuai keadaan) dan biaya tambahan yang terjadi ketika kegiatan tertentu dilakukan (misalnya ketika program baru akan diluncurkan).
  4. Estimasikan seluruh biaya pendapatan, perlu diingat bahwa aliran pendapatan bersifat musiman /tidak teratur yang biasanya memuncak selama acara penggalangan dana tertentu dan akan berkurang selama periode lainnya. Sehingga Anda perlu melakukan penyelarasan biaya dan pendapatan.
  5. Perencanaan anggaran yang telah dibuat haruslah dievaluasi dan disetujui oleh para pemangku kepentingan (stakeholder) sehingga dapat menjadi pedoman untuk pelaksanaan program organisasi.
  6. Membuat perencanaan kas cadangan untuk menyesuaikan diri dengan biaya tak terduga serta pembayaran berkala dan berulang berulang seperti penggantian peralatan inventaris organisasi, pajak dan sebagainya.

Informasi lebih lanjut seputar perencanaan anggaran dapat kamu unduh melalui tautan berikut :

Perencanaan Anggaran dalam Organisasi

 

Referensi :

  1. Munandar M. Budgeting: Perencanaan, Pengkoordinasian dan Pengawasan Kerja. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta
  2. Jan Masaoka dan Jude Kaye dalam artikel Finance Manual yang dimuat di http://nonprofitanswerguide.org/faq/finance/how-should-a-nonprofit-prepare-its-budget/
  3. Jackey Cardello (2015) dalam artikel Non Profit Budget Planinng Tips yang dimuat di http://www.grfcpa.com/resources/articles/nonprofit-budget-planning-tips/
Visit Us On FacebookVisit Us On TwitterVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram