Call for Consultant – RfQ-IDN/VI/2025-360, Pengembangan Buku Pembelajaran Implementasi Program Provinsi Model Satuan Pendidikan Aman Bencana
Call for Consultant – RfQ-IDN/VI/2025-360
Pengembangan Buku Pembelajaran Implementasi Program Provinsi Model
Satuan Pendidikan Aman Bencana
| Lokasi | Jakarta, Indonesia |
| Batas Waktu Aplikasi | 30 Juni 2025 |
| Jenis Kontrak | Perjanjian Layanan Pribadi |
| Bahasa yang Digunakan | Bahasa Indonesia |
| Tanggal Memulai Pekerjaan | 1 July 2025 |
| Periode Kontrak | 1 July-25 Agustus 2025 |
Tentang Yayasan Plan International Indonesia
Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) adalah organisasi kemanusiaan dan pengembangan masyarakat yang memperjuangkan sebuah dunia yang adil untuk pemenuhan hak anak dan kesetaraan bagi anak perempuan. Plan Indonesia telah mengimplementasikan program di Indonesia sejak tahun 1969 melalui Plan International, yang saat ini sudah menjadi Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia). Saat ini Plan Indonesia bekerja dengan berbagai mitra untuk mendukung pemenuhan hak anak dan kesetaraan bagi anak dan kaum muda perempuan. Kami bekerja untuk memastikan anak dan kaum muda sehat, mendapatkan pendidikan yang berkualitas, berdaya serta aman dan resiliens.
Job Requirements
Sejak October 2022 hingga saat ini, Plan Indonesia sedang mengimplementasikan program yang bertajuk provinsi model satuan pendidikan aman bencana (Provinsi model SPAB) di provinsi D.I Yogyakarta dan Bali. Program ini bertujuan untuk mengembangkan suatu daerah tempat belajar SPAB bagi daerah lainnya. Pemerintah daerah yang ingin belajar terkait implementasi SPAB dari pemerintah daerah lainnya bisa menjadikan D.I Yogyakarta dan Bali sebagai pilihan. Program provinsi model SPAB fokus pada 3 area utama yaitu 1). Penguatan koordinasi multi pihak (pemerintah, NGO/CSO, media, universitas, kaum muda) untuk percepatan implementasi SPAB. 2). Implementasi SPAB di satuan pendidikan sebagai sekolah model implementasi SPAB. 3). Pelibatan kaum muda dalam kampanye dan inovasi SPAB. Selain itu, ditingkat nasional Plan Indonesia mendukung pengembangan kebijakan nasional, sharing learning, dan pendataan/monitoring SPAB.
Provinsi model SPAB memiliki 6 indikator utama yaitu;
- Regulasi; daerah perlu memiliki regulasi lokal (provinsi, kabupaten/kota) yang mendukung implementasi SPAB
- Anggaran; daerah perlu memiliki anggaran baik dari pemerintah maupun pihak lain untuk mengimplementasikan SPAB
- Sekertariat bersama SPAB (Sekber SPAB); daerah harus memiliki sekertariat bersama sebagai wadah koordinasi multi pihak dalam mendorong percepatan implementasi SPAB
- Implementasi SPAB di satuan pendidikan; daerah perlu memiliki sekolah percontohan implementasi SPAB sebagai tempat belajar antar sekolah
- Kampanye dan Inovasi yang dipimpin oleh kaum muda; daerah harus memberikan ruang dan kesempatan bagi kaum muda beserta komunitasnya untuk terlibat secara aktif dalam implementasi SPAB maupun mengembangan inovasi untuk pengurangan risiko bencana.
- Monitoing, evaluasi, dan pelaporan implementasi SPAB; daerah perlu memiliki instrumen monitoring dan evaluasi serta melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala dan kemudian melaporkan hasilnya secara berjengang hingga ke nasional.
Plan Indonesia melalui program provinsi model tersebut bersama pemerintah dan para pihak mendorong agar Provinsi Implementasi di D.I Yogyakarta dan Bali memenuhi seluruh indikator untuk menjadi tempat belajar yang komprehensive bagi daerah lainnya. Saat ini D.I Yogyakarta telah diakui sebagai provinsi model SPAB sesuai dengan penghargaan Menteri Pendidikan yang telah diterima pada bulan Mei 2025 lalu. Sementara Provinsi Bali sedang dalam proses pemenuhan indikator. Secara garis besar capaian yang telah dipenuhi oleh masing-masing area implementasi yaitu;
a. Yogyakarta
- Regulasi terkait SPAB telah tersedia baik melalui peraturan Gubernur, Peraturan Bupati, surat edaran kepala dinas pendidikan, kepala badan penanggulangan bencana daerah, hingga Gubernur dan beberapa dokumen regulasi lainnya termasuk peta jalan (roadmap) implementasi SPAB tingkat provinsi D.I Yogyakarta tahun 2023-2026.
- Anggaran daerah telah digunakan untuk impelentasi sejak tahun 2023 hingga 2026 dengan jumlah sekolah yang berbeda-beda, mulai dari 35 sekolah, 115 sekolah, 55 sekolah, 60 sekolah.
- Sekertariat bersama SPAB aktif dengan beragam kegiatan yaitu serial podcast bersama balai tekkomdik, koordinasi lintas sektor, dan pertemuan koordinasi bersama. Universitas dan komunitas anak muda terlibat dalam implementasi SPAB
- 100 Sekolah menjadi lokus sekolah contoh implementasi SPAB yang menjadi tempat belajar bagi sekolah lainnya
- 10 komunitas kaum muda telah terlibat aktif dalam pengurangan risiko bencana dan SPAB
- Panduan monitoring dan evaluasi serta pelaksanaannya telah dilakukan
- Adanya aplikasi data dampak bencana untuk satuan pendidikan yang ingin melaporkan kejadian bencana di sekolahnya
b. Bali
- 100 sekolah telah mengimplementasikan SPAB,
- 11 Komunitas kaum muda terlibat secara aktif dalam upaya pengurangan risiko bencana
- Koordinasi multipihak mulai terbentuk,
- Monitoring dan evaluasi mulai dilakukan
c. Nasional
- Pengembangan materi petunjuk teknis implementasi SPAB
- Revisi modul SPAB terbaru yang fokus pada multihazard
- Serial webinar nasional tentang SPAB bersama seluruh guru di Indonesia
- Mendorong adanya video pembelajaran mandiri di satuan pendidikan.
Kesemua capain tersebut memiliki banyak cerita mulai dari perubahan aktor/orang, perubahan lingkungan, dan juga sistem. External evalusasi dan pengembangan studi kasus telah dilakukan untuk mengumpulkan capaian-capaian tersebut secara tertulis. Oleh karena itu, untuk merangkum semua capaian, hasil evaluasi, pembelajaran, dan cerita-cerita baik selama 3 tahun implementasi program maka diperlukan pengembangan buku pembelajaran program provinsi model ini. Buku ini tidak hanya berisi hal serius terkait provinsi model, tetapi juga cerita ringan, cerita menyenangkan yang ditemui selama implementasi program baik oleh internal pelaksana program maupun oleh pihak eksternal. Buku ini selain sebagai dokumentasi program juga sebagai buku bacaan bagi para pemangku kepentingan yakni pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, NGO/CSO, komunitas kaum muda dan para pihak lainnya yang ingin tahu lebih jauh tentang program beserta segala dinamikanya. Dokumen terkait capaian, evaluasi, dan narasumber kunci yang memiliki pengalaman terhadap project ini telah tersedia namun dibutuhkan pihak untuk merangkai menjadi satu buku yang kreatif dan menarik untuk dibaca.
3. Tujuan dan ruang lingkup pekerjaan pengembangan buku pembelajaran program provinsi model SPAB
Tujuan kegiatan ini yaitu mengembangan buku pembelajaran implementasi program provinsi model SPAB yang judulnya dapat ditentukan kemudian. Buku ini setidaknya berisi capaian, cerita perubahan, cerita/kesan terkait program baik dari eksternal maupun internal pelaksanaan program, dinamika program yang dapat menjadi pembelajaran bagi orang lain, serta cerita-cerita ringan dari sekolah, youth, maupun multi pihak yang terkait dalam program ini. Termasuk terkait implementasi GEDSI di SPAB
Ruang Lingkup Pekerjaan
Kegiatan pengembangan buku pembelajaran implementasi program provinsi model SPAB akan dilakukan bersama konsultan jasa perorangan/organisasi dengan ruang lingkup pekerjaan sebagai berikut:
- Mengikuti diskusi terfokus bersama tim project yang membahas mengenai pengembangan buku implementasi program provinsi model SPAB;
- Mengembangkan outline atau kerangka isi buku untuk menjadi diskusi bersama.
- Melakukan wawancara online maupun offline (jika diperlukan) kepada para pihak baik sekolah, kaum muda, multi stakeholders, maupun pihak lain yang ingin ditulis ceritanya dan masuk kedalam buku.
- Menyusun bahan/materi capaian, evaluasi dan pembelajaran serta menulis cerita perubahan dari program yang kemudian dikembambangkan menjadi 1 buku pembelajaran implementasi progran yang menarik dibaca dengan alur yang bagus, dan desain yang menarik serta kreatif.
- Berdiskusi aktif dengan tim program untuk penyediaan kebutuhan terkait pengembangan buku
- Buku yang dihasilkan dibuat dalam 2 bahasa Indonesia dan Inggris
4. Pengguna atau target pembaca
Pengguna buku adalalah pemerintah, lembaga non pemerintah, komunitas kaum muda, sekolah termasuk siswa dan guru, univeristas, media, serta masyarakat umum yang ingin mengetahui lebih jauh terkait implentasi program SPAB. Buku ini juga akan menjadi dokumentasi program yang akan digunakan oleh internal Plan Indonesia sebagai dokumen pendukung.
5. Metode Pengembangan
Dalam pengembangan buku pembalaran ini akan didukung oleh tim program yang menyediakan data utama terkait capaian, hasil evaluasi, dan pembelajaran. Konsultant diharapkan dapat mengembangkan outline serta menentukan cerita-cerita apa yang perlu masuk dalam buku tersebut. Konsultant diharapkan dapat menulis cerita dengan melakukan wawancara online kepada para pihak yang dituju.
6. Kode Etik dan Kebijakan Perlindungan Anak
Plan International berkomitmen untuk memastikan bahwa hak-hak mereka yang berpartisipasi dalam pengumpulan atau analisis data dihormati dan dilindungi, sesuai dengan Kode Etik MERL serta Kebijakan Perlindungan Anak dan Remaja kami. Semua pelamar harus memasukkan rincian dalam penawaran mereka tentang bagaimana mereka akan memastikan etika dan perlindungan anak dalam proses pengumpulan data. Secara khusus, konsultan harus menjelaskan bagaimana partisipasi yang tepat, aman, non-diskriminatif dari semua pemangku kepentingan akan dipastikan dan bagaimana perhatian khusus akan diberikan pada kebutuhan anak-anak dan kelompok rentan lainnya. Konsultan juga harus menjelaskan bagaimana kerahasiaan dan anonimitas peserta akan dijamin.
7. Hasil Utama
| Deliverable | Due | Detail |
| Diskusi terfokus terkait pengembangan buku | 11 July 2025 | Konsultant terpilih mendapatkan penjelasan mengenai teknis pembuatan video dari PMM juga mendapatkan induksi dari Comms tim
|
| Pengembangan kerangka isi/outline buku (diskusi revisi dan finalisasi) | 11-24 July 2025 | Konsultant dan YPII berdiskusi mengenai draft naskah yang telah dibuat YPII dan team |
| Wawancara para pihak | 25-31 July 2025 | Konsultant mengembangkan video yang telah disepakati naskahnya |
| Pengembangan buku, revisi, dan finalisasi | 1-20 Agustus 2025 | 2 kali review oleh tim YPII |
| Lauching | 25 Agustus 2025 |
8. Timeline
| Activity | Time | Days of Work | Responsible |
| Penawaran dan Kelengkapan Dokumen Konsultan | 24-30 Juni 2025 | 7 days | YPII |
| Background Checks and Contracting;
ATS |
1-10 July 2025 | 10 days | YPII |
| Diskusi terfokus pengembangan buku | 11 July 2025 | 1 day | YPII & Consultant |
| Pengembangan outline buku beserta revisi dan finalisasi | 11-24 July 2025 | 13 days | Consultant |
| Wawancara para pihak | 25-31 July 2025 | 7 days | Consultant. YPII team will provide number or connecting with selected actors |
| Pengembangan buku, revisi, dan finalisasi termasuk design dan tata letak | 1-20 Agustus 2025 | 20 days | Consultant |
| Launching | 25 Agustus 2025 | 1 day | YPII |
9. Kualifikasi yang Diharapkan
Kami mencari tim konsultan dengan pengalaman dan keterampilan yang diperlukan untuk mengembangkan model buku pembelajaran yang menarik dari sisi design, berisi infomasi terkait pembelajaran implementasi program baik secara substansi maupun cerita perubahan, termasuk:
- Memiliki pengalaman mengembangkan buku pembelajaran project yang relevan
- Mampu bekerja sesuai deadline yang diberikan
- Fleksible dalam perubahan minor atau jadwal wawancara aktor kunci sebagaimana dibutuhkan
10. Aplikasi
Pelamar yang tertarik harus memberikan penawaran yang mencakup aspek-aspek berikut:
- Respons terperinci terhadap ToR (Terms of Reference)
- Kartu identitas konsultan (KTP)
- CV
- Portofolio buku yang sudah pernah dibuat (sertakan dokumen atau tautan webnya).
Silakan kirim aplikasi Anda ke yayasan.procurement@plan-international.org maksimal 30 Juni 2025 dengan subjek email “RfQ-IDN/VI/2025-360-Buku SPAB”
More Information
- Attachment RfQ-360_Buku-SPAB.pdf





Visit Today : 1677
This Month : 1677
Hits Today : 2340
Total Hits : 1405249
Who's Online : 15