Pengadaan Konsultan RFQ-IDN/X/2025-290 Konsultan Job Readiness Bootcamp dan Konsultan Private Sector Engagement & Walk-in Interview
Pengadaan Konsultan RFQ-IDN/X/2025-290 Konsultan Job Readiness Bootcamp dan Konsultan Private Sector Engagement & Walk-in Interview Job Description – Tech Muda 3.0
Lokasi: Jakarta Raya (Jakarta, Bogor, Bekasi)
Periode: Oktober 2025 – Desember 2026
LATAR BELAKANG
Plan International telah bekerja di Indonesia sejak 1969 dan resmi menjadi Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) pada 2017. Plan Indonesia bekerja di beberapa provinsi di Indonesia seperti Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta. Pada Januari 2025 hingga Desember 2026, Plan Indonesia melalui program Ketenagakerjaan dan Kewirausahaan Kaum Muda didukung penuh oleh JP Morgan, melaksanakan proyek Tech Muda 3.0 yang akan bekerja sama dan berkolaborasi erat dengan institusi TVET di Jakarta Raya (Jakarta, Bogor, Bekasi).
Proyek Tech Muda 3.0 berupaya untuk membangun kapasitas 7 Institusi pendidikan dan pelatihan teknis dan kejuruan (TVET) termasuk 70 staf Institusi TVET di wilayah Jakarta Raya yaitu: PPKD Jakarta Pusat, PPKD Jakarta Selatan, PPKD Jakarta Timur, PPKD Jakarta Barat, PPKPI Jakarta, BLK Bogor, dan BBPVP Bekasi. Adapun dalam implementasinya, proyek Tech Muda 3.0 akan berfokus pada:
- peningkatan kapasitas staf dan institusi TVET tentang pengembangan kurikulum dan perencanaan pembelajaran, teknik fasilitasi dan pedagogis, serta pengajaran partisipatif pada kelas-kelas pelatihan Information Technology/Science, Technology, Engineering, Mathematics (IT/STEM) di institusi terkait yang peka terhadap gender dan responsif terhadap perkembangan industri;
- penguatan hubungan antara institusi TVET dan sektor industri terutama di bidang IT/STEM melalui berbagai potensi kolaborasi seperti dialog industri, perjanjian magang, atau kegiatan kolaboratif lainnya;
- promosi lingkungan institusi TVET yang peka gender dan inklusif termasuk melalui pengembangan program mentoring yang berpusat pada perempuan dan pengembangan materi komunikasi yang inklusif.
Salah satu hasil yang diharapkan dari proyek Tech Muda 3.0 ini ialah membangun serta meningkatkan hubungan dan jejaring dengan dunia usaha/industri yang memiliki potensi kolaborasi bersama Institusi TVET, sehingga akses penempatan kerja lebih mudah dicari dan peluang bekerja lebih terbuka. Bentuk nyata akan ada tiga kegiatan yang dilaksanakan beriringan, yaitu Private Sector/Industry Engagement, Job Readiness Workshop, dan Walk-In Interview dengan Institusi TVET dan sektor industri/swasta.
Sehubungan dengan hal tersebut, Plan Indonesia melalui Proyek Tech Muda 3.0 ini akan berkolaborasi dengan beberapa pihak yang dapat berkolaborasi menyediakan dukungan bagi kaum muda, salah satunya konsultan, untuk melaksanakan Job Readiness Bootcamp bagi peserta maupun alumni pelatihan Institusi TVET pada bidang IT/STEM yang berlandaskan pada nilai DEI (Diversity, Equity and Inclusion). Job Readiness Bootcamp ialah peningkatan Job Readiness Workshop yang sebelumnya dilakukan secara online ke peserta pelatihan TVET.
Plan Indonesia telah melakukan baseline study untuk memetakan kondisi yang ada pada Institusi TVET dengan menyebarkan kuisioner serta melakukan interview dan FGD (Focus Group Discussion) kepada Institusi TVET, peserta dan alumni pelatihan serta perusahaan rekanan. Hasil dari baseline study ditemukan bahwa masih perlu ditingkatkannya soft skill dari seluruh kalangan tersebut guna meningkatkan Job Employment yang berlandaskan pada nilai DEI.
Hal tersebut tidak lepas dari perlunya dilakukan Job Readiness Bootcamp yang dilaksanakan secara linear dengan kegiatan Private Sector/Industry Engagement dan Piloting Walk-in Interview yang informasinya didetailkan di ToR YEE/2025/10/097. Melalui rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan sebesar 30% perekrutan peserta perempuan dalam dunia kerja di bidang IT/STEM.
TUJUAN KEGIATAN
A. Kegiatan Job Readiness Bootcamp ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan soft skills dan mindset siap kerja, sehingga peserta memahami minat, kekuatan, dan nilai-nilai pribadi serta menyusun rencana karier berdasarkan potensi dan peluang yang ada;
- Membekali dengan keterampilan praktis untuk masuk dunia kerja, seperti: pembuatan CV, simulasi interview, atau penyusunan portofolio;
- Refreshment keterampilan teknis yang dibutuhkan industri terkini seperti data science/analysis atau keterampilan teknis lainnya yang potensial.
B. Kegiatan Private Sector/Industry Engagement dan Walk-In Interview ini bertujuan untuk:
Private Sector/Industry Engagement
- Memfasilitasi pertemuan Institusi TVET dan/atau alumni serta peserta pelatihan dengan Private Sector/Industry;
- Membangun hubungan yang berkelanjutan antara Institusi TVET dengan Private Sector/Industry;
- Berdiskusi untuk menghubungkan kebutuhan pasar kerja dengan pencari kerja.
Walk-In Interview
- Mengisi lowongan kerja dari perusahaan dengan mempertemukan perusahaan dan kaum muda di dalam kegiatan Walk-in Interview;
- Meningkatkan perekrutan kerja oleh perusahaan, khususnya perempuan muda di bidang IT/STEM dari total estimasi peserta yang terlibat;
- Monitoring job placement dari hasil pelaksanaan walk-in interview.
SASARAN KEGIATAN
Sasaran Job Readiness Bootcamp ini ialah peserta maupun alumni pelatihan dari 7 (tujuh) institusi TVET berikut, untuk keberlanjutan institusi TVET dalam mengadakan kegiatan kesiapan kerja:
- PPKD Jakarta Pusat
- PPKD Jakarta Selatan
- PPKD Jakarta Timur
- PPKD Jakarta Barat
- PPKPI Jakarta
- BLK Bogor
- BBPVP Bekasi
DURASI DAN DESKRIPSI TAHAPAN KEGIATAN
A. Kegiatan Job Readiness Bootcamp ini direncanakan terselenggara pada periode Oktober 2025 – Juni 2026 dan akan berjalan beriringan dengan kegiatan Private Sector/Industry Engagement dan Walk-In Interview. Estimasi kegiatan Job Readiness Bootcamp akan dilakukan di 1 (satu) minggu terakhir pelatihan reguler TVET. Kegiatan Job Readiness Bootcamp akan melibatkan lembaga TVET, sektor industri/swasta, kaum muda, konsultan, dan pihak Plan Indonesia.
| 2025 | 2026 | |||||||||
| Work Plan | Q3 | Q4 | Q1 | Q2 | ||||||
| SEP | OCT | NOV | DEC | JAN | FEB | MAR | APR | MAY | JUN | |
| Output 2.2. TVETs Create/Strengthen Relationships with Potential Employers in Greater Jakarta | ||||||||||
| 2.2.1. TVET institutions held walk-in interviews | ||||||||||
| a. Induction & preparing | ||||||||||
| b. Engage TVETs students & TVET institution | ||||||||||
| c. Job Readiness Bootcamp | ||||||||||
| d. Reporting | ||||||||||
Kegiatan Job Readiness Workshop akan dilaksanakan dalam 3 (tiga) tahap kegiatan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan pasca kegiatan. Adapun detail tahap kegiatan sebagai berikut:
1. Tahap Persiapan
Persiapan pelaksaan kegiatan tersebut akan dilakukan dengan rincian berikut:
- Koordinasi internal bersama tim proyek Tech Muda 3.0;
- Melakukan komunikasi dengan Institusi TVET untuk keikutsertaan peserta dan/atau alumni pelatihan TVET dalam kegiatan Job Readiness Bootcamp;
- Melakukan pemetaan jurusan pelatihan TVET yang akan dilibatkan di kegiatan Job Readiness Bootcamp;
- Rekrutmen konsultan yang dapat mendukung kolaborasi kegiatan-kegiatan dengan detail tanggung jawab berikut:
- Berkolaborasi dan berkoordinasi dengan tim Tech Muda 3.0 serta mitra yang mendukung seluruh kegiatan;
- Menyediakan tim yang memadai dan mengembangkan strategi untuk melaksanakan Job Readiness Bootcamp;
- Menyesuaikan materi dan kegiatan Job Readiness Bootcamp dengan peluang penempatan kerja di Private Sector yang memiliki job role di bidang IT/STEM;
- Melaksanakan Job Readiness Bootcamp secara onsite maupun online (skema dan jadwal akan disesuaikan dengan Peserta/Alumni dan Institusi TVET) dari persiapan hingga final, di antaranya adalah (dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha/industri saat ini) penyusunan CV dan portofolio, teknik wawancara kerja, menyusun dan melakukan project-based learning, keterampilan komunikasi, kerja tim, penanganan masalah, manajemen waktu, etika kerja;
- Menyediakan laporan secara bulanan atau triwulanan dan laporan akhir dari seluruh kegiatan untuk dipresentasikan sesuai kesepakatan;
- Menjalin komunikasi dan relasi positif ke TVET, Private Sector, alumni peserta TVET, dan tim Tech Muda 3.0;
- Memastikan kegiatan sesuai prinsip GESI/DEI dan kebijakan perlindungan Plan Indonesia.
2. Tahap Pelaksanaan
Rencana pelaksanaan kegiatan Job Readiness Bootcamp ini akan dilakukan 1 (satu) minggu terakhir pelatihan reguler TVET dan beriringan dengan Private Sector Engagement dan Walk-in Interview di area Jakarta Raya, dengan agenda acara sebagai berikut:
| No. | Detail Kegiatan | Waktu |
| 1 | Refreshment keterampilan teknis seperti data analysis/data science atau sejenisnya yang potensial, serta case study dan/atau penyusunan dan pengerjaan Project-based Learning (PBL) secara grup maupun individu untuk mengecek kesiapan dan kematangan alumni peserta TVET ke dunia kerja | Hari ke-1 dan ke-2 |
| 2 | Pemantapan soft skills:
– Penyusunan portofolio, CV, LinkedIn, upskilling technical skills dan sejenisnya serta latihan showcase PBL yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja – Teknik wawancara kerja dan role-play interview (simulasi wawancara untuk pitching/presentation skills), pengembangan soft skills, serta lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja |
Hari ke-3 |
| 3 | Assessment kesiapan dan keterampilan kerja serta keterampilan teknis data analysis/data science atau sejenisnya yang potensial | Hari ke-4 |
| 4 | Presentasi dan showcase PBL, final pengumpulan portofolio dan CV, serta praktik wawancara kerja; untuk alumni peserta TVET dapat melanjutkan ke kegiatan Walk-in Interview | Hari ke-5 |
Catatan: Dapat disesuaikan kembali berdasarkan tujuan proyek sesuai hasil diskusi dan kesepakatan dengan Tim Proyek Tech Muda 3.0
3. Tahap Pasca Kegiatan
Follow-up kegiatan dengan meeting lanjutan tim internal bersama Institusi TVET, konsultan, dan private sector untuk penyempurnaan ke kegiatan selanjutnya:
- evaluasi setiap Job Readiness Bootcamp yang dilakukan di 7 TVET;
- sharing session;
- feedback dari staf dan alumni dan/atau peserta institusi TVET;
- penyusunan materi untuk buku panduan yang berkelanjutan;
- laporan akhir.
B. Kegiatan Private Sector/Industry Engagement dan Walk-In Interview ini direncanakan berjalan beriringan dan terselenggara pada periode Oktober 2025 – Desember 2026. Kegiatan ini akan melibatkan lembaga TVET, sektor industri/swasta, kaum muda, konsultan, dan pihak Plan Indonesia.
| Work Plan | 2025 | 2026 | ||||||||||||||
| Q3 | Q4 | Q1 | Q2 | Q3 | Q4 | |||||||||||
| SEP | OCT | NOV | DEC | JAN | FEB | MAR | APR | MAY | JUN | JUL | AUG | SEP | OCT | NOV | DEC | |
| Output 2.2. TVETs Create/Strengthen Relationships with Potential Employers in Greater Jakarta | ||||||||||||||||
| 2.2.1. TVET institutions create various collaborative initiatives with the industry. | ||||||||||||||||
| a. Induction & preparing | ||||||||||||||||
| b. FGD between YPII, TVETs, and industry (networking event) | ||||||||||||||||
| c. Collaboration implementation | ||||||||||||||||
| d. Engage industry that will be participated in walk-in interview events | ||||||||||||||||
| e. Engage TVETs students & TVET institution | ||||||||||||||||
| f. Walk in interview session (7 pilot sessions) | ||||||||||||||||
| g. Job Placement monitoring | ||||||||||||||||
| h. Reporting | ||||||||||||||||
Kegiatan Private Sector/Industry Engagement dan Walk-In Interview akan dilaksanakan dalam 3 (tiga) tahap kegiatan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan pasca kegiatan. Adapun detail tahap kegiatan sebagai berikut:
1. Tahap Persiapan
Persiapan pelaksaan kegiatan tersebut akan dilakukan dengan rincian berikut:
- Koordinasi internal bersama tim proyek Tech Muda 3.0;
- Melakukan audiensi dan komunikasi berkelanjutan dengan Private Sector/Industry, Institusi TVET, Dinas Tenaga Kerja di area Jakarta Raya;
- Melakukan pemetaan (mapping) Private Sector/Industry yang memiliki job role di bidang IT/STEM;
- Memfasilitasi pertemuan awal (kick-off meeting) antara Private Sector/Industry dengan Institusi TVET dan/atau alumni serta peserta pelatihan untuk membangun hubungan dan jejaring dalam meningkatkan akses penempatan kerja bagi alumni serta peserta pelatihan sebagai bentuk penunjang pelaksanaan Job Readiness Workshop dan Walk-in Interview di bidang IT/STEM yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja;
- Rekrutmen konsultan yang dapat mendukung kolaborasi kegiatan-kegiatan.
2. Tahap Pelaksanaan
Estimasi pelaksanaan kegiatan Private Sector/Industry Engagement dan Walk-In Interview ini akan dilakukan secara rangkaian dan beriringan di area Jakarta Raya, dengan agenda acara (yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan jadwal) sebagai berikut:
2.1. Private Sector/Industry Engagement
- Pelaksanaan FGD (Focus Group Discussion) Private Sector/Industry dengan Institusi TVET, mendiskusikan gap yang dapat diisi dari pihak-pihak yang akan berkolaborasi dengan estimasi kegiatan sebagai berikut:
| Waktu | Kegiatan | PIC |
| 08.30 – 09.00 | Registrasi | Plan Indonesia |
| 09.00 – 09.10 | Sambutan Plan Indonesia & PPKD | MC |
| 09.10 – 09.20 | Sambutan Komisi Nasional Disabilitas & Pembukaan | KND |
| 09.20 – 09.35 | Sesi Inspiratif: “Saya Bisa Bekerja!” – Kisah Pekerja Disabilitas
Anggi dan Peserta Perempuan |
Narasumber Disabilitas |
| 09.35 – 10.35 | Panel Diskusi: “Mewujudkan Ketenagakerjaan yang Inklusif”
• KND • Perwakilan PPKD • HRD Perusahaan Inklusif |
Moderator |
| 10.35 – 10.40 | Penutupan & Foto Bersama | |
| 10.40 – 10.45 | Coffee Break | |
| 10.45 – 12.45 | Walk in Interview:
• Mentoring CV • Simulasi Interview Ramah Disabilitas |
Tim HRD & PPKD |
| 12.45 – 13.00 | Sesi Feedback | MC |
- Pelaksanaan Business Meet-up: perwakilan Institusi TVET melakukan pitching profile untuk Private Sector/Industry dapat berkolaborasi dengan Institusi TVET dalam merekrut alumni serta peserta pelatihan dari Institusi TVET, dengan estimasi kegiatan sebagai berikut:
| Waktu | Kegiatan | PIC |
| 08.30 – 09.00 | Registrasi | Plan Indonesia |
| 09.00 – 09.15 | Pembukaan & Sambutan dari Plan Indonesia | Plan Indonesia |
| 09.15 – 10.15 | Mini Workshop:
Strategi Penyerapan Alumni TVET · (Perempuan & Disabilitas) · Diskusi tantangan & solusi · Peran sektor DUDI dalam inklusi kerja |
Moderator
Konsultan |
| 10.15 – 10.30 | Coffee Break | |
| 10.30 – 11.30 | Sharing Session: TVET untuk Dunia Usaha
· Presentasi singkat dari masing-masing institusi TVET (5-7 menit/ institusi) · Highlight program unggulan & kesiapan SDM dari TVET |
Moderator |
| 11.30 – 12.30 | Business Matching & Networking
· Diskusi langsung antara TVET, Private Sector & Disnaker · Identifikasi peluang kerja sama dan rekrutmen |
Moderator |
| 12.30 – 13.00 | Penutupan & Makan Siang Bersama |
- Kesepakatan kerja sama akses walk-in interview dan akses penempatan kerja.
2.2. Walk-In Interview (piloting)
Pelaksanaan walk-in interview minimum sebanyak 7 (tujuh) kegiatan dengan mekanisme perekrutan yang memungkinkan pemberi kerja dapat bertemu langsung dengan alumni dan/atau peserta pelatihan berkumpul di lokasi yang telah ditentukan untuk melakukan interview kepada alumni dan/atau peserta pelatihan. Estimasi tahapan kegiatan walk-in interview akan dilakukan seperti berikut:
| No. | Tahapan Kegiatan | Deskripsi Kegiatan | Detail Keperluan | Durasi |
| 1 | Pra-Kegiatan
Walk-in Interview |
– Koordinasi dengan mitra perusahaan dan institusi TVET
– Pengumuman kepada alumni dan/atau peserta pelatihan – Persiapan tempat, registrasi, dan ruang interview |
– Undangan ke mitra perusahaan dan institusi TVET
– Informasi lowongan dan rekrutmen kerja mitra perusahaan – Tempat kegiatan |
H-30 kegiatan |
| 2 | Seleksi administratif | – Tim Plan Indonesia dan Konsultan menyeleksi CV yang masuk dan akan memilih sesuai dengan ketentuan
– Tim Plan Indonesia mengumumkan ke peserta dan/atau alumni pelatihan yang CV-nya lolos seleksi administratif melalui email atau WhatsApp |
– Informasi lowongan melalui institusi TVET ke alumni dan/atau peserta pelatihan
– Alumni dan/atau peserta pelatihan mendaftar dan mengumpulkan CV, portofolio, sertifikat pelatihan (jika ada) |
H-14 hingga H-7 kegiatan |
| 3 | Hari-H Kegiatan
Walk-in interview |
– Peserta dan/atau alumni pelatihan melakukan registrasi ulang
– Briefing singkat mengenai alur dan etika kegiatan, serta pengenalan mitra perusahaan – Sesi interview, dengan durasi per wawancara 10-20 menit |
– Booth, meja registrasi, ruang interview
– Makanan untuk peserta dan/atau alumni pelatihan yang berhasil hingga tahap interview dan tercepat registrasi ulang |
Hari-H Kegiatan |
| 4 | Pasca-Kegiatan
Walk-in Interview |
– Tim Konsultan dan Plan Indonesia melakukan follow up pengumuman hasil walk-in interview
– Pengumuman melalui institusi TVET ke partisipan – Evaluasi – Tindak lanjut untuk partisipan yang belum lolos interview |
– Rekap partisipan yang diterima dan belum lolos interview
– Offering letter atau kontrak kerja partisipan yang diterima |
H+30 kegiatan dan pastikan ada follow-up berkala dengan mitra swasta dan TVET |
3. Tahap Pasca Kegiatan
Follow-up kegiatan dengan meeting lanjutan tim internal bersama Institusi TVET, konsultan, dan private sector untuk penyempurnaan ke kegiatan selanjutnya:
- evaluasi setiap rangkaian kegiatan Private Sector/Industry Engagement;
- evaluasi setiap Walk-In Interview yang akan dilakukan minimum sebanyak 7 (tujuh) kegiatan;
- job placement monitoring;
- feedback dari pemberi kerja dan alumni peserta pelatihan;
- penyusunan materi untuk buku panduan yang berkelanjutan;
- laporan akhir.
PRINSIP, PENDEKATAN, DAN KODE ETIK
Staf dan pihak terkait yang bekerja dalam organisasi Plan Indonesia harus mematuhi Plan International Child and Youth Safeguarding and Protection. Para staf dan pihak terkait harus mengikuti Prinsip Etis untuk melibatkan subjek manusia dalam kegiatan dan mendapatkan persetujuan tertulis atau lisan dari subjek manusia. Apabila kegiatan melibatkan subjek anak-anak berusia di bawah 18 tahun, maka izin dari orang tua harus didapatkan. Persetujuan yang ditandatangani oleh setiap anak dan/atau orang tuanya perlu dilakukan setelah menjelaskan tujuan kegiatan dan manfaatnya. Semua proyek yang dikelola oleh Plan Indonesia dan para mitranya, juga harus sejalan dengan ambisi global Plan International untuk menjangkau 100 juta anak perempuan, menggunakan pendekatan transformatif gender dalam melaksanakan tugasnya.
Dalam kegiatan ini, pihak-pihak yang terlibat diharapkan dapat menerapkan pendekatan transformatif gender melalui penyampaian norma gender, penguatan lembaga perempuan dan perempuan muda, memajukan kondisi dan posisi perempuan, bekerja sama dengan laki-laki untuk merangkul kesetaraan gender, menjawab kebutuhan dan minat anak perempuan dan laki-laki dalam semua keragaman mereka, dan membina lingkungan yang memungkinkan kesetaraan gender dan hak-hak anak perempuan.
Kualifikasi dan pengalaman yang dibutuhkan untuk menjadi konsultan:
A. Job Readiness Bootcamp
- Merupakan individu atau organisasi/komunitas yang memiliki kepedulian terhadap peningkatan kompetensi kaum muda terutama pada isu ketenagakerjaan pada bidang IT/STEM;
- Mampu menyediakan sumber daya (tim) yang memadai dan selaras dengan visi dan misi proyek, yaitu untuk meningkatkan persentase penyerapan tenaga kerja perempuan sebesar 30%;
- Memiliki keterampilan fasilitasi untuk pendampingan dan berbagi pengetahuan terkait Job Readiness Workshop termasuk pengembangan diri untuk kaum muda, Institusi TVET dan Perusahaan;
- Mampu menyediakan dan melakukan Job Readiness Workshop yang sesuai dengan bidang IT/STEM, serta memiliki kapasitas dalam pendekatan dengan Institusi TVET dan Private Sector;
- Memiliki pengalaman dan jejaring dengan Institusi TVET dan Private Sector menjadi nilai tambah;
- Memahami dan mematuhi pedoman kode etik Plan Indonesia;
- Berkomitmen pada perlindungan anak, partisipasi kaum muda dan transformatif gender;
- Berorientasi pada tujuan, kolaboratif, kreatif, dinamis, dan bertanggung jawab;
- Memiliki pengalaman dengan Yayasan, Organisasi Non-Profit, Pemerintah, dan Private Sector yang fokus pada peningkatan kapasitas kaum muda bisa menjadi nilai tambah.
Berdasarkan kualifikasi dan pengalaman tersebut, konsultan akan menjalankan peran strategis dalam Job Readiness Bootcamp. Untuk itu, berikut adalah uraian mengenai output yang diharapkan untuk mendukung keberhasilan program.
Output yang diharapkan
| Tujuan | Kegiatan | Lampiran hasil kerja | Perkiraan Waktu Pengerjaan |
| Induction and Preparation | · Kick off dan Refreshment meeting dengan tim Proyek Tech Muda 3.0
· Meeting koordinasi reguler dengan waktu yang disepakati · Briefing GESI/DEI dan Safeguarding dan MER · Briefing strategi untuk kegiatan Job Readiness Bootcamp · Mengembangkan alat ukur (tools) pelaksanaan kegiatan |
· Foto/Dokumentasi · Notulensi meeting · Workplan · Alat ukur (tools) pelaksanaan kegiatan |
5 Hari |
| Job Readiness Bootcamp | · Menyusun materi bootcamp
· Menyiapkan tim untuk memfasilitasi bootcamp · Menyusun jadwal bootcamp · Menyiapkan mitigasi risiko · Melaksanakan bootcamp secara onsite maupun online sampai partisipan siap untuk Walk-in Interview · Berkoordinasi dengan Plan Indonesia dan mitra untuk alur dan susunan kegiatan · Berkomunikasi day to day dengan alumni dan/atau peserta TVET dan memberikan respon jika ada pertanyaan · Melakukan evaluasi |
· Materi bootcamp
· Jadwal bootcamp · Mitigasi risiko · Foto/dokumentasi · Catatan evaluasi |
Bulanan/mingguan, sepanjang masa kontrak |
| Penyampaian Hasil, Penyusunan Laporan dan Dokumen Resume dari Progres yang telah dilakukan (capaian, tantangan dan rekomendasi) | · Mengirimkan hasil pelaksanaan kegiatan
· Mengirimkan Laporan dan Dokumen Resume Progress yang telah dilakukan (capaian, tantangan dan rekomendasi) |
· Dokumen laporan
· Presentasi |
Mendekati akhir masa kontrak |
Catatan: Dapat disesuaikan kembali berdasarkan tujuan proyek sesuai hasil diskusi dan kesepakatan dengan Tim Proyek Tech Muda 3.0
2. Private Sector Engagement dan Walk-in Interview
Konsultan dibutuhkan untuk menunjang kegiatan Private Sector Engagement dan Walk-in Interview (Piloting) proyek Tech Muda 3.0 dengan detail tanggung jawab berikut:
- Berkolaborasi dan berkoordinasi dengan tim Tech Muda 3.0 serta mitra yang mendukung seluruh kegiatan;
- Menyediakan tim dan mengembangkan strategi untuk melaksanakan Private Sector Engagement dan Walk-in Interview (Piloting);
- Melakukan pemetaan Private Sector yang memiliki peluang penempatan kerja di bidang IT/STEM dan membangun kerja sama yang berkelanjutan untuk peningkatan serapan kerja, khususnya bagi perempuan muda.
- Melaksanakan kegiatan Private Sector Engagement dengan skema Business Meet-up, Profile Pitching, Focus Group Discussion, dan lainnya yang dapat disesuaikan yang dilakukan secara rangkaian (series);
- Melaksanakan minimum 7 (tujuh) kegiatan Walk-in Interview (Piloting) untuk alumni dan peserta TVET dengan Private Sector yang memiliki peluang penempatan kerja di bidang IT/STEM;
- Menyediakan laporan secara bulanan atau triwulanan dan laporan akhir dari seluruh kegiatan untuk dipresentasikan sesuai kesepakatan;
- Menjalin komunikasi dan relasi positif ke TVET, Private Sector, alumni peserta TVET, dan tim Tech Muda 3.0;
- Memastikan kegiatan sesuai prinsip GESI dan kebijakan perlindungan Plan Indonesia.
Kualifikasi dan pengalaman yang dibutuhkan untuk menjadi konsultan:
- Merupakan individu atau organisasi/komunitas yang memiliki kepedulian terhadap peningkatan kompetensi kaum muda terutama pada isu ketenagakerjaan pada bidang IT/STEM;
- Memiliki keterampilan dan pengalaman dalam berjejaring dan mengadakan kegiatan yang melibatkan Peserta Pelatihan, Institusi TVET dan Private Sector yang berskala kecil, menengah dan besar;
- Mampu menyediakan sumber daya (tim) yang selaras dengan visi dan misi proyek, yaitu untuk meningkatkan persentase penyerapan tenaga kerja perempuan sebesar 30%;
- Memiliki keterampilan fasilitasi untuk pendampingan dan berbagi pengetahuan terkait Private Sector Engagement dan Walk-in Interview termasuk pengembangan diri untuk kaum muda, Institusi TVET dan Perusahaan;
- Mengetahui dan dapat melakukan pemetaan dengan baik mengenai Private Sector di bidang IT/STEM, serta memiliki kapasitas dalam pendekatan dengan Private Sector yang berkelanjutan;
- Memiliki pengalaman dan jejaring dengan Institusi TVET dan Private Sector menjadi nilai tambah;
- Memahami dan mematuhi pedoman kode etik Plan Indonesia;
- Berkomitmen pada perlindungan anak, partisipasi kaum muda dan transformatif gender;
- Berorientasi pada tujuan, kolaboratif, kreatif, dinamis, dan bertanggung jawab;
- Memiliki pengalaman dengan Yayasan, Organisasi Non-Profit, Pemerintah, dan Private Sector yang fokus pada peningkatan kapasitas kaum muda bisa menjadi nilai tambah.
Berdasarkan kualifikasi dan pengalaman tersebut, konsultan akan menjalankan peran strategis dalam Private Sector Engagement, Walk-in Interview, dan Job Placement Monitoring. Untuk itu, berikut adalah uraian mengenai output yang diharapkan untuk mendukung keberhasilan program.
Output yang diharapkan
| Tujuan | Kegiatan | Lampiran hasil kerja | Perkiraan Waktu Pengerjaan |
| Induction and Preparation | · Kick off dan Refreshment meeting dengan tim Proyek Tech Muda 3.0
· Meeting koordinasi reguler dengan waktu yang disepakati untuk persiapan dan mengembangkan strategi kegiatan · Briefing GESI dan Safeguarding dan MER · Briefing strategi untuk engange dengan Private Sector dan kegiatan Walk-in Interview · Mengembangkan alat ukur (tools) pelaksanaan kegiatan |
· Foto/Dokumentasi
· Notulensi meeting · Workplan · Alat ukur (tools) pelaksanaan kegiatan |
5 Hari |
| TVET & Private Sector Engagement | · Melakukan pendataan kontak dan pemetaan Private Sector yang memiliki job role di bidang IT/STEM
· Melakukan assessment awal serta mitigasi risiko · Melakukan initial meeting serta meeting lanjutan secara berkala dengan Private Sector · Memberi masukan dan saran untuk Private Sector dan TVET mengenai preferensi perekrutan alumni pelatihan ke dunia kerja, dengan mempersiapkan keterampilan sesuai dengan yang dibutuhkan dunia kerja · Persiapan pelaksanaan kegiatan Private Sector Engagement · Profile Pitching, secara offline maupun online dan dapat dilakukan secara terpisah atau digabung · Focus Group Discussion (FGD) dengan series, secara offline maupun online dan dapat dilakukan secara terpisah atau digabung · Kesepakatan kerja sama untuk kegiatan Walk-in Interview |
· Data kontak dan pemetaan Private Sector
· Workplan · Kesepakatan kerja sama · Alat ukur (tools) pelaksanaan kegiatan · Mitigasi risiko · Foto/Dokumentasi · Rekap dan evaluasi kegiatan |
Bulanan/mingguan, sepanjang masa kontrak |
| Piloting Walk-in Interview | · Memetakan Private Sector yang memiliki peluang penempatan kerja dan job role di bidang IT/STEM yang akan diikutsertakan (bisa dengan private sector yang sama saat kegiatan private sector engagement)
· Memastikan komitmen Private Sector yang akan terlibat secara tertulis · Melaksanakan minimum 7 Piloting Walk-in Interview dengan job role di bidang IT/STEM · Memastikan kehadiran private sector yang akan berpartisipasi dalam 7 Piloting Walk-in Interview · Menyiapkan mitigasi risiko · Merencanakan dan melakukan strategi untuk peningkatan perekrutan kerja oleh perusahaan sebanyak 30% untuk perempuan muda · Job placement monitoring |
· Data kontak dan pemetaan Private Sector
· Surat konfirmasi keterlibatan, kehadiran, peluang penempatan kerja Piloting Walk-in Interview dari Private Sector yang berpartisipasi · Workplan · Alat ukur (tools) pelaksanaan kegiatan · Foto/Dokumentasi · Mitigasi risiko · Rekap dan evaluasi kegiatan · Data partisipan yang direkrut perusahaan |
Bulanan/mingguan, sepanjang masa kontrak |
| Monitoring dan Evaluasi | · Melakukan Monitoring dan Evaluasi pada tiap pelaksanaan kegiatan, minimal 2 kali dalam keseluruhan program
· Memberikan laporan bulanan terkait update pelaksanaan kegiatan · Menyusun hasil temuan selama Monitoring & Evaluasi |
· Hasil Monitoring dan Evaluasi
· Dokumentasi laporan |
Bulanan/mingguan, sepanjang masa kontrak |
| Penyampaian Hasil, Penyusunan Laporan dan Dokumen Resume dari Progres yang telah dilakukan (capaian, tantangan dan rekomendasi) | · Mengirimkan hasil pelaksanaan seluruh kegiatan
· Mengirimkan Laporan akhir dan Dokumen Resume Progress yang telah dilakukan (capaian, tantangan dan rekomendasi) · Laporan akan direview tim Tech Muda 3.0 sebelum disetujui |
· Dokumen laporan
· Presentasi |
Mendekati akhir masa kontrak |
Catatan: Dapat disesuaikan kembali berdasarkan tujuan proyek sesuai hasil diskusi dan kesepakatan dengan Tim Proyek Tech Muda 3.0
PENUTUP
Program YEE melalui proyek Tech Muda 3.0 selalu mendukung kesempatan kaum muda di seluruh Indonesia, khususnya area Jakarta Raya, untuk mendapatkan kesempatan memperluas keterampilan dan bertumbuh dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh pasar kerja.
Proses rekrutmen konsultan
Proses rekrutmen konsultan akan dilakukan secara terbuka dan transparan oleh tim proyek Tech Muda 3.0.
Calon konsultan mengirimkan aplikasi ke yayasan.procurement@plan-international.org cc Sri.Safaatun@plan-international.org dengan subjek
1. “RFQ-IDN-290_Konsultan Job Readiness Bootcamp – Tech Muda 3.0_Nama Organisasi/Konsultan”
2. “RFQ-IDN-290_Konsultan Private Sector Engagement & Walk-in Interview – Tech Muda 3.0_Nama Organisasi/Konsultan”
paling akhir di 4 November 2025 sebelum pukul 17.00 WIB, dengan melampirkan dokumen yang dipersyaratkan sebagai berikut:
1. Surat pernyataan minat, baik dari konsultan maupun organisasi yang tertarik mengikuti kegiatan ini;
2. Proposal teknis dan strategi beserta anggaran yang diusulkan (termasuk pajak progresif). Proposal memuat:
- Tujuan pelaksanaan kegiatan Job Readiness Bootcamp;
- Deskripsi dan strategi pelaksanaan kegiatan Job Readiness Bootcamp;
- Identifikasi timeline pelaksanaan kegiatan;
- Detail anggaran (beserta dengan pajak)
3. Proposal yang disediakan mencakup detail perencanaan strategi, implementasi, dan anggaran keseluruhan untuk implementasi kegiatan-kegiatan yang telah diinformasikan melalui tabel “Hasil Kerja yang Diharapkan”;
4. Profil calon konsultan/vendor dengan informasi tentang:
- Portofolio meliputi pekerjaan relevan yang pernah dikerjakan, beserta informasi klien atau pengguna jasa sebelumnya;
- CV personel yang terlibat dalam penugasan dan tanggung jawab atau peran utama mereka dalam penugasan di proyek ini.
Seluruh penawaran yang diterima akan diperlakukan secara rahasia. Hanya kandidat terpilih yang akan menerima pemberitahuan lebih lanjut dan diundang untuk wawancara.
Pemerintah, lembaga pelatihan dan private sector ikut berkolaborasi untuk memastikan keterlibatan aktif dalam mendukung kaum muda secara inklusif.
“Usaha milik perempuan, perusahaan, dan individu yang secara aktif terlibat atau mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di tempat kerja sangat didorong untuk mendaftar”.





Visit Today : 92
This Month : 92
Hits Today : 165
Total Hits : 1296630
Who's Online : 3