Vendor Front-End Development Platform Coaction.id dan Greenjobs.id
A. Latar Belakang
Tentang Koaksi Indonesia
Koaksi Indonesia adalah organisasi nirlaba yang berperan sebagai simpul jejaring dan simpul pembelajaran untuk solusi dan aksi inovatif yang berkontribusi bagi pembangunan berkelanjutan di seluruh wilayah Nusantara. Kami melakukan kerja yang berfokus pada advokasi kebijakan, penyadartahuan atau kampanye publik, dan pengembangan kolaborasi strategis dengan berbagai mitra, seperti pembuat kebijakan, sektor swasta, lembaga riset/kampus dan akademisi, organisasi masyarakat sipil (civil society organizations/CSOs), komunitas (community-based organizations/CBOs), dan penggerak muda lainnya, termasuk individual. Tujuannya untuk mendorong transisi berkeadilan dan akselerasi pengembangan energi terbarukan (ET) yang menjadi pendorong sektor-sektor strategis pembangunan berkelanjutan lainnya, yaitu hutan dan lahan, transportasi, limbah, dan industri.
Tentang Coaction.ID
Website coaction.id merupakan kanal utama komunikasi publik yang dikelola oleh Koaksi Indonesia, untuk menghadirkan berbagai informasi program dan kampanye yang tengah dijalankan, mulai dari riset, advokasi kebijakan, hingga kampanye komunikasi publik untuk mendorong penggunaan energi terbarukan. Situs ini juga menyediakan publikasi hasil riset, policy brief, artikel edukatif, dan materi kampanye digital yang dapat diakses dan diunduh oleh pengunjung. Selain itu, tersedia pula blog yang memuat opini dan cerita tentang upaya memperkuat kesadaran publik terhadap pentingnya transisi energi dan perlindungan lingkungan. Website ini tidak hanya menjadi sumber informasi, tetapi juga berperan sebagai ruang kolaborasi, menghubungkan Koaksi Indonesia dengan berbagai mitra, media, serta masyarakat luas yang peduli pada isu energi bersih dan pembangunan berkelanjutan.
Tentang Green Jobs
Tahun 2022, Koaksi Indonesia mengeluarkan studi potensi Green Jobs dalam transisi energi yang memotret peluang pekerjaan yang dapat dikategorikan Green Jobs dari sektor energi terbarukan. Dalam studi tersebut terdapat rekomendasi bagaimana Indonesia dapat mewujudkan PRK dan mencapai NZE pada tahun 2060 atau lebih cepat, yaitu:
- Percepatan transisi energi dari energi fosil ke energi terbarukan yang akan menghasilkan dan meningkatkan Green Jobs;
- Perlunya peta jalan pengembangan Green Jobs di Indonesia secara matang dan terstruktur hingga Indonesia 2045;
- Pentingnya sosialisasi peluang penciptaan lapangan kerja baru dan Green Jobs terutama bagi generasi muda, pemerintah, sektor swasta, dan sektor pendidikan. Publikasi yang atraktif tentang Green Jobs akan mendorong generasi muda untuk mengakses informasi ini dan memotivasi mereka terjun ke dalam ekosistem Green Jobs, baik sebagai pencari kerja maupun penyedia kerja.
Isu pekerjaan adalah pintu yang memperkenalkan isu lingkungan kepada generasi muda lintas minat. Dari isu ini, generasi muda dapat membuka horizon mengapa Indonesia perlu segera melakukan transisi energi untuk memastikan adanya peluang Green Jobs bagi mereka, baik sejak menempuh pendidikan atau ketika siap terjun ke dunia kerja. Adanya pilihan yang dapat dipilih akan membuat generasi muda memahami keahlian, keterampilan, dan kapasitas yang dibutuhkan untuk menjadi pekerja atau membangun usaha yang menciptakan Green Jobs.
Makin banyaknya sektor swasta dan industri yang memiliki visi berkelanjutan dengan target menurunkan emisi dengan mempraktikkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) akan memperbanyak peluang Green Jobs. Indonesia memiliki peluang besar dalam memperbanyak Green Jobs dari berbagai sektor. Tidak hanya pelaku usaha dari sektor energi, tetapi juga sektor-sektor penting pembangunan berkelanjutan lainnya, seperti transportasi, pangan, industri, dan limbah. Kemudian, Green Jobs tidak hanya berpotensi di kota besar saja karena Green Jobs ini dapat diciptakan di seluruh Indonesia dan digeluti oleh setiap individu di tanah air.
Tentang Platform Knowledge Hub Green Jobs Berbasis Web: greenjobs.id
Dalam mendukung kampanye Green Jobs, perlu ada platform yang menjadi sumber informasi Green Jobs secara andal, lengkap/komprehensif, dan mudah diakses publik. Koaksi berencana mengembangkan platform berbasis web yang akan memperkuat kebutuhan informasi dasar terkait Green Jobs. Tidak hanya informasi, platform ini juga akan menyediakan publikasi, sarana peningkatan kapasitas yang dibutuhkan untuk terjun ke Green Jobs atau menciptakan Green Jobs, serta menjadi wadah yang mempertemukan sumber daya manusia (SDM) dengan penyedia Green Jobs (baca: matchmaking), baik dari sektor pendidikan, swasta/industri, atau pemangku kepentingan terkait, dalam pengembangan ekosistem Green Jobs.
Secara singkat, pengembangan platform greenjobs.id berisi fitur-fitur berikut:
- Informasi dan Data, menyediakan referensi seputar Green Jobs kepada pengguna platform
- E-Course, menyediakan materi dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan pengguna platform, yang dapat digunakan menangkap peluang kerja Green Jobs
- Job Portal, menyediakan informasi dan fasilitas aplikasi untuk menangkap peluang kerja Green Jobs
- Community Hub, sebagai sarana untuk membuat pengguna platform tetap terhubung dan saling bertukar informasi terkait Green Jobs
- Best Practices, sebagai sarana berbagi pengalaman baik dari para pelaku Green Jobs kepada pengguna platform
- Calendar Event, menyediakan informasi dan jadwal Acara Green Jobs kepada pengguna platform.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi digital, Koaksi Indonesia berencana mengembangkan dua website (coaction.id & greenjobs.id ) dengan kebutuhan dan struktur serupa. Website ini akan menjadi kanal utama publikasi informasi, kampanye, dan interaksi dengan publik. Untuk itu, diperlukan vendor profesional yang akan mengerjakan desain dan pengembangan front-end, serta memastikan website responsif, mudah diakses, dan sesuai standar UI/UX modern.
B. Tujuan
Tujuannya antara lain:
- Mendapatkan vendor berpengalaman untuk mendesain dan membangun front-end dua website yakni coaction.id dan greenjobs.id.
- Memastikan hasil akhir memenuhi standar aksesibilitas, responsivitas, dan performa dari dua website.
- Memudahkan tim internal dalam pengelolaan konten melalui CMS yang terintegrasi.
Sedangkan untuk ruang lingkup kerja pengerjaan pengembangan oleh vendor adalah sebagai berikut:
- Melakukan update atau pembaruan berkala baik dari back end maupun front end sesuai dengan kebutuhan organisasi.
- Mengintegrasikan desain dengan CMS (misalnya WordPress, Drupal, atau headless CMS sesuai kebutuhan).
- Memastikan website responsif (desktop, tablet, mobile).
- Menjamin aksesibilitas dan kepatuhan pada best practice (misalnya WCAG, SEO on-page).
- Melakukan transfer pengetahuan (knowledge transfer) melalui pelatihan singkat dan dokumentasi penggunaan untuk tim internal.
- Menyediakan pemeliharaan teknis (bug fixing minor) selama periode tertentu (misalnya 3–6 bulan setelah go-live).
Produk keluaran yang diharapkan:
- Integrasi front-end dengan CMS/back-end.
- Dokumentasi teknis: panduan deploy, panduan update konten, dan manual troubleshooting.
- Pelatihan untuk tim internal terkait penggunaan dan pemeliharaan dasar.
- Uji coba & penyesuaian (user testing, responsivitas, dan perbaikan bug).
- Laporan bulanan berkala terkait pengembangan kedua website dan laporan akhir proyek termasuk source code, desain, dan dokumentasi, kepada Manajer Komunikasi dan Kampanye.
C. Kriteria Vendor
Kriteria vendor yang dibutuhkan:
- Badan usaha kelompok (bisa dalam bentuk PT, CV, dan sejenisnya) dengan pengalaman minimal 5 tahun dalam membangun dan mengelola website, pengalaman dalam membangun dan mengelola website organisasi Non-Profit lebih diutamakan, dengan menyertakan portofolio.
- Penguasaan Desain UI/UX
- Penguasaan framework modern (React, Vue, Next.js, atau setara).
- Pengalaman integrasi dengan CMS/headless CMS.
- Pemahaman standar aksesibilitas dan SEO.
- Menyusun timeline kerja yang realistis dan berkoordinasi rutin dengan Konten Development Officer dan Editor.
Periode Pelaksanaan
Estimasi waktu pengerjaan oleh vendor adalah ±10–12 bulan sejak penandatanganan kontrak, termasuk pengembangan, uji coba, dan pelatihan.
D. Mekanisme Pengajuan Lamaran
- Dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini berfungsi sebagai pedoman awal dalam proses seleksi vendor pengembangan front-end platform coaction.id dan greenjobs.id.
- Penyedia jasa/vendor yang berminat diharapkan mengirimkan dokumen berikut:
- Surat Minat Kerja Sama (Cover Letter)
- Profil Perusahaan (Company Profile)
- Portofolio pekerjaan serupa (dengan tautan atau lampiran)
- Proposal teknis dan proposal anggaran (termasuk skema kerja dan jadwal pelaksanaan)
- Dokumen-dokumen tersebut dikirimkan melalui surat elektronik ke alamat:
Procurement Unit Yayasan Koaksi Indonesia
Email: secretariat@coaction.id
dengan subjek email: Vendor Front-End Development
Tenggat waktu pengajuan adalah Selasa, 22 Juli 2025. - Koaksi Indonesia akan melakukan seleksi administrasi dan teknis atas dokumen yang masuk. Hanya vendor terpilih yang akan dihubungi untuk mengikuti proses lebih lanjut, seperti wawancara atau presentasi teknis.
- Koaksi Indonesia berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan beragam. Semua pihak, tanpa memandang latar belakang suku, agama, jenis kelamin, disabilitas, orientasi seksual, usia, atau status lainnya, memiliki kesempatan yang setara untuk bekerja sama dan berkembang bersama organisasi kami.





Visit Today : 1461
This Month : 67108
Hits Today : 2344
Total Hits : 1402122
Who's Online : 12