Perbedaan Auditing dengan Akuntansi

Pengertian Auditing

Berikut ini  adaah pengertian Auditing menurut Konrath dan Sukrisno :

  1. Konrath (2002:5) mendefinisikan auditing sebagai suatu proses sistematis untuk secara objektif mendapatkan dan mengevaluasi bukti mengenai asersi tentang kegiatan-kegiatan dan kejadian-kejadian ekonomi untuk meyakinkan tingkat keterkaitan antara asersi tersebut dan kriteria yang telah ditetapkan dan mengkomunikasikan hasilnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
  2. Sukrisno Agoes (2004:4) mengartikan auditing sebagai suatu pemeriksaan yang dilakukan secara kritis dan sistematis oleh pihak yang independen, terhadap laporan keuangan yang telah disusun oleh manajemen beserta catatan-catatan pembukuan dan bukti-bukti pendukungnya dengan tujuan untuk dapat memberikan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan tersebut.

Dengan adanya auditing akan memberikan nilai tambah bagi laporan keuangan organisasi, karena akuntan publik (KAP) sebagai pihak yang ahli dan independen pada akhir pemeriksaannya akan memberikan pendapat mengenai kewajaran  posisi keuangan, hasil usaha, perubahan ekuitas dan laporan keuangan.

Dalam proses auditing yang diperiksa adalah laporan keuangan yang telah disusun  oleh manajemen beserta catatan-catatan pembukuan dan bukti-bukti pendukungnya. Laporan keuangan yang harus diperiksa terdiri dari:

  • Laporan posisi keuangan  (Statement of Financial Position) adalah suatu laporan yang menggambarkan posisi keuangan suatu organisasi (aset, liabilitas, dan aset neto) pada suatu saat tertentu.
  • Laporan aktivitas (Statement of Activity) adalah suatu laporan yang menggambarkan hasil aktivitas suatu organisasi secara keseluruhan (berupa pendapatan, beban, dan surplus atau defisit) untuk suatu periode tertentu.
  • Laporan Perubahan Aset Neto (Changes in Net Asset) adalah suatu laporan yang menggambarkan perubahan aset neto (berapa aset neto awal, surplus (defisit), dan aset neto akhir) untuk suatu periode tertentu.
  • Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement) adalah suatu laporan yang menggambarkan arus kas (arus masuk dan arus keluar kas atau setara kas) selama suatu periode tertentu dan diklasifikasikan menurut aktivitas operasi, investasi, dan pembelanjaan.

Selain laporan keuangan yang telah disebutkan di atas, yang harus diperiksa juga adalah catatan-catatan pembukuan yang terdiri atas buku harian (buku kas/bank), buku besar, sub buku besar (piutang, liabilitas, aset tetap, kartu persediaan). Bukti-bukti pendukung lain yaitu bukti penerimaan dan pengeluaran kas/bank, jurnal voucher, dan lain-lain. Sedangkan dokumen-dokumen yang perlu diperiksa adalah notulen rapat direksi dan anggota, akta pendirian, kontrak, perjanjian kredit, dan lain-lain.

Jenis Audit

Berdasarkan luasnya pemeriksaan, audit dibedakan atas:

  1. Audit Umum (General Audit), adalah pemeriksaan laporan keuangan yang dilakukan oleh KAP independen dengan tujuan untuk bisa memberikan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan secara keseluruhan.
  2. Audit Khusus (Special Audit), adalah pemeriksaan terbatas (sesuai dengan permintaan auditee) yang dilakukan oleh KAP yang independen, dan pada akhir pemeriksaan auditor tidak perlu memberikan pendapat terhadap kewajaran laporan keuangan secara keseluruhan.

Berdasarkan jenis pemeriksaan, audit dibedakan atas:

  1. Audit Manajemen (Operational Audit), yaitu suatu audit terhadap kegiatan operasi perusahaan termasuk kebijakan akuntansi dan kebijakan operasional yang telah ditentukan oleh manajemen, untuk  mengetahui apakah kegiatan operasi tersebut sudah dilakukan secara efektif, efisien, dan ekonomis.
  2. Audit Kepatuhan (Compliance Audit), yaitu audit yang dilakukan untuk mengetahui apakah perusahaan sudah mentaati peraturan-peraturan dan kebijakan-kebijakan yang berlaku, baik yang ditetapkan oleh pihak intern perusahaan (manajemen, dewan komisaris) maupun pihak eksternal (Pemerintah, Bapepam-LK, Bank Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak, dll).
  3. Audit Intern (Internal Audit), yaitu audit yang dilakukan oleh bagian internal audit organisasi, baik terhadap laporan keuangan dan catatan akuntansi, maupun ketaatan terhadap kebijakan manajemen yang telah ditentukan.
  4. Audit berbasis Komputer (Computer Audit), yaitu audit yang dilakukan oleh KAP terhadap organisasi yang memproses data akuntansinya dengan menggunakan Electronic Data Processing (EDP) System. Ada dua metode yang biasa dilakukan oleh auditor:
    • Audit around the computer, dalam hal ini auditor hanya memeriksa output dan input dari EDP system tanpa melakukan tes terhadap proses dalam EDP.
    • Audit through the computer, dalam hal ini audit melakukan tes proses EDP nya dengan menggunakan Generalized Audit Software, ACL dan lain-lain.

Pengertian Akuntansi

Akuntansi Keuangan adalah salah satu bagian dari akuntansi yang berhubungan dengan penyajian laporan keuangan organisasi kepada pihak eksternal berupa laporan posisi keuangan, laporan aktivitas, perubahan aset neto dan arus kas kepada pendiri, anggota, kreditor atau investor khususnya tentang profitabilitas dan kredibilitas organisasi, kepada supplier, dan pemerintah.

Laporan Keuangan yang disajikan hendaknya harus sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum atau sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) tentang petunjuk dan prosedur akuntansi yang berisi tentang peraturan tentang standar pencatatan, penyusunan, dan penyajian laporan keuangan mengacu pada teori-teori tentang penanfsiran dan penalaran yang mendalam oleh suatu lembaga yang dinamakan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).

PSAK mulai diterapkan di Indonesia pada 1994, namun dalam perkembangan penyusunan standarisasi akuntansi di Indonesia oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) tidak dapat terlepas dari perkembangan penyususunan standar akuntansi internasional yang dilakukan oleh International Accounting Standards Board (IASB).
Standar Akuntansi Keuangan Internasional dalam proses konvergensi secara penuh dengan International Financial Reporting Standard (IFRS) yang dikeluarkan oleh IASB,  suatu standar laporan keuangan yang bisa diterima secara internasional dan mulai diterapkan di Indonesia sejak tahun 2012.

Perbedaan Auditing dan Akuntansi

  • Auditing bersifat Analitis sedangkan akuntansi bersifat konstruktif. Auditing dikatakan bersifat analitis karena akuntan publik memulai auditnya dari angka dalam laporan keuangan, lalu dicocokkan dengan neraca saldo, buku besar, buku harian, bukti-bukti pembukuan, dan sub buku besar. Lain halnya dengan akuntansi yang bersifat konstruktif karena  disusun mulai dari bukti-bukti pembukuan, buku harian, buku besar dan sub buku besar, neraca saldo sampai menjadi laporan keuangan.
  • Akuntansi dilakukan oleh staf organisasi (bagian akuntansi) dengan berpedoman pada Standar Akuntansi Keuangan Umum (Konvergensi IFRS), atau SAK ETAP, atau SAK Syariah. Sedangkan auditing dilakukan oleh akuntan publik (khususnya financial audit) dengan berpedoman pada Standar Profesional Akuntan Publik, Kode Etik Profesi Akuntan Publik, dan Standar Pengendalian Mutu.

Perbedaan antara Auditing dengan Akuntansi

Keterangan Auditing Akuntansi
Arti Pemeriksaan atas pembukuan dan laporan keuangan suatu organisasi Pencatatan secara sistematis dari rekening suatu organsiasi dan penyusunan laporan keuangan pada akhir tahun
Peraturan Mengikuti aturan standard profesional akuntan publik (SPAP) Mengikuti aturan standar akuntansi keuangan (PSAK, IFRS, ETAP)
Pekerjaan Dilakukan oleh Auditor Akuntan
Metode Memperoleh dan menilai atau mengevaluasi bukti yang berhubungan dengan laporan keuangan yang disusun oleh manajemen. Mengidentifikasi kejadian-kejadian dan kemudian mengukur, mencatat, mengklasifikasikan dan meringkasnya dalam catatan-catatan akuntansi.
Tujuan Menyatakan pendapat tentang kewajaran laporan keuangan. Menyusun dan mendistribusikan laporan keuangan.
Pihak yang bertanggung jawab Laporan audit (audit report) tanggung jawab auditor. Laporan keuangan tanggung jawab manajemen.

DAFTAR PUSTAKA

Agoes, Sukirno.2004. Auditing (Pemeriksaan Akuntan oleh Kantor Akuntan Publik).Edisi Ketiga, Jilid 1. Jakarta. Lembaga Penerbitan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

https://www.kembar.pro/2015/03/pengertian-akuntansi-keuangan.html

PERBEDAAN AKUNTANSI DAN AUDITING

 

0077375
Visit Today : 135
This Month : 4823
Hits Today : 548
Total Hits : 275238
Who's Online : 7
Visit Us On FacebookVisit Us On TwitterVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram